<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>edi baladewa</title>
	<atom:link href="http://edibaladewa85.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://edibaladewa85.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Dec 2009 03:24:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='edibaladewa85.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/49732f61dc57e2db02b23d97d626922f?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>edi baladewa</title>
		<link>http://edibaladewa85.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://edibaladewa85.wordpress.com/osd.xml" title="edi baladewa" />
	<atom:link rel='hub' href='http://edibaladewa85.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Mencegah Peyebaran Virus Melalui Perangkat USB Dengan Mudah</title>
		<link>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/19/mencegah-peyebaran-virus-melalui-perangkat-usb-dengan-mudah/</link>
		<comments>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/19/mencegah-peyebaran-virus-melalui-perangkat-usb-dengan-mudah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 05:01:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edibaladewa85</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengantar teknologi informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Mencegah Peyebaran Virus Melalui Perangkat USB Dengan Mudah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edibaladewa85.wordpress.com/?p=166</guid>
		<description><![CDATA[Virus hari ini secara umum menyebar melalui dua cara, secara online (melalui jaringan) maupun offline (melalui media penyimpanan fisik). Untuk melakukan infeksi dari satu komputer ke komputer lainnya secara offline, virus akan memanfaatkan tempat penyimpanan yang mudah dibawa-bawa. Mungkin dulunya floppy merupakan media yang paling banyak digunakan, tetapi sekarang muncul flash disk yang berkoneksi USB. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edibaladewa85.wordpress.com&amp;blog=10406445&amp;post=166&amp;subd=edibaladewa85&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://i43.tinypic.com/e0kd2c.jpg" alt="http://i43.tinypic.com/e0kd2c.jpg" /></p>
<p>Virus hari ini secara umum menyebar melalui dua cara, secara online (melalui jaringan) maupun offline (melalui media penyimpanan fisik). Untuk melakukan infeksi dari satu komputer ke komputer lainnya secara offline, virus akan memanfaatkan tempat penyimpanan yang mudah dibawa-bawa. Mungkin dulunya <em>floppy</em> merupakan media yang paling banyak digunakan, tetapi sekarang muncul <em>flash disk</em> yang berkoneksi USB. Dengan kapasitas yang semakin besar dan harga yang semakin murah, media penyimpanan tersebut semakin digandrungi banyak orang.</p>
<p>Seiring dengan makin meluasnya penggunaan <em>flash disk</em> penyebaran virus dengan mekanisme offline intensitasnya juga makin tinggi khususnya di Indonesia. Para pembuat virus dari dalam negeri makin kreatif dalam mendesain virus dengan trik-trik tertentu untuk mempercepat penyebaran virus yang mereka buat.</p>
<p>Pada awalnya virus hanya akan menempatkan file berupa program virus ke tempat penyimpanan, jadi setiap kali menghubungkan <em>flash disk</em> ke komputer yang terinfeksi, virus akan menempatkan folder/file virus ke <em>flash disk</em> tersebut tanpa diketahui pemilik. Trik ini lambat laun menjadi mudah dideteksi dan file yang mencurigakan tersebut dengan mudah akan langsung dihapus oleh si pemilik.</p>
<p>Kemudian muncul yang namanya teknik rekayasa sosial (<em>social engineering</em>) di mana virus yang dimasukkan ke flash disk menjadi lebih sulit dikenali dengan meniru/membuat file dan folder yang sama dengan yang sudah ada sebelumnya dan menyembunyikan file asli ataupun dengan membuat file atau folder dengan nama-nama yang menarik perhatian pengguna, semua itu dilakukan dengan harapan agar pengguna mengklik file/ folder tersebut sehingga virus bisa aktif dan masuk ke dalam komputer korban.</p>
<p>Cara penyebaran virus yang sekarang ini sedang <em>booming</em> adalah dengan memanfaatkan fitur Autorun yang ada pada sistem operasi Windows. Fitur ini sebenarnya sangat memudahkan kita yang ingin langsung membuka/memainkan file yang ada di media penyimpanan dengan segera. Tetapi para pembuat virus melihat fitur ini sebagai jalan tercepat untuk membantu penyebaran virus. Dengan menanamkan virus beserta file AUTORUN.inf yang sudah ditulis untuk menjalankan file virus di <em>root directory</em> <em>flash disk</em>, setiap kali pengguna menghubungkan <em>flash disk</em> ke komputer yang fitur Autorun-nya aktif, secara otomatis virus akan langsung dijalankan.</p>
<p>Untuk melakukan pencegahan virus menyebar dengan bantuan fitur Autorun kini Anda tidak perlu repot lagi, seperti melakukan langkah-langkah pengaturan yang panjang dan beresiko. Berkat aplikasi portable dari perusahaan keamanan <a href="http://www.pandasecurity.com/">PandaSecurity</a>, Anda sudah bisa melakukan pengamanan terhadap tempat penyimpanan berkoneksi USB, seperti Flash Disk dalam beberapa kali klik saja.</p>
<p><img src="http://i40.tinypic.com/30kdt6r.jpg" alt="" /></p>
<p>Aplikasi gratis bernama <a href="http://research.pandasecurity.com/archive/Panda-USB-and-AutoRun-Vaccine.aspx">Panda USB Vaccine</a> ini memiliki dua cara untuk menangkal penyebaran virus melalui media penyimpanan:</p>
<ol>
<li><strong>Computer Vaccination</strong> – aplikasi ini akan menonaktifkan fitur AutoRun dari komputer bersistem operasi Windows secara menyeluruh, sehingga program/virus yang memanfaatkan file AUTORUN.inf dan berada di dalam USB/CD/DVD tidak akan dieksekusi/dijalankan secara otomatis. Tapi Anda tetap bisa mengembalikan fitur tersebut ke keadaan semula.</li>
<li><strong>USB Drive Vaccination</strong> – Virus kini tidak bisa lagi membuat file AUTORUN.inf untuk membantu penyebarannya. Aplikasi ini akan membuat file AUTORUN.inf khusus ke dalam <em>flash disk</em>, di mana file tersebut sudah dirancang supaya tidak bisa diganti, diedit, ataupun dihapus oleh virus. Pengguna juga tidak bisa menghapus file tersebut kecuali dengan melakukan format.</li>
</ol>
<p>Untuk saat ini fasilitas vaksinasi pada perangkat USB hanya berlaku pada tempat penyimpanan berformat FAT &amp; FAT32, namun ke depannya aplikasi ini akan dikembangkan untuk dapat mendukung format NTFS.</p>
<p>Aplikasi ini dapat berjalan pada sistem operasi Windows 2000 SP4, Windows XP SP1-SP3, dan Windows Vista SP0 dan SP1. Silakan unduh aplikasinya <a href="http://www.download.com/Panda-USB-Vaccine/3000-2239_4-10909938.html">Panda USB Vaccine di sini</a>. (<a href="http://www.jkwebtalks.com/2009/03/panda-usb-and-autorun-vaccine-for.html">Sumber</a>)</p>
<p>Sebelum kemunculan aplikasi ini sudah lama saya menemukan beberapa cara pencegahan penyebaran virus melalui USB dengan cara yang hampir mirip. Mengenai cara-caranya bisa Anda baca melalui artikel <a href="http://pandu.poluan.info/blog/itguy-id.php/2008/06/12/winpowertip-cara-melindungi-flash-disk-t">Pepoluan</a> dan <a href="http://ebsoft.web.id/2009/02/27/mencegah-virus-membuat-autoruninf-dengan-super-autorun/">Ebta Setiawan</a>.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/edibaladewa85.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/edibaladewa85.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/edibaladewa85.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/edibaladewa85.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/edibaladewa85.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/edibaladewa85.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/edibaladewa85.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/edibaladewa85.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/edibaladewa85.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/edibaladewa85.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/edibaladewa85.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/edibaladewa85.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/edibaladewa85.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/edibaladewa85.wordpress.com/166/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edibaladewa85.wordpress.com&amp;blog=10406445&amp;post=166&amp;subd=edibaladewa85&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/19/mencegah-peyebaran-virus-melalui-perangkat-usb-dengan-mudah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0379c5c37dd5e17dece9927bbdc03659?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">edibaladewa85</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i43.tinypic.com/e0kd2c.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">http://i43.tinypic.com/e0kd2c.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i40.tinypic.com/30kdt6r.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Cara Install Ulang Windows xp sP 2</title>
		<link>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/19/cara-install-ulang-windows-xp-sp-2/</link>
		<comments>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/19/cara-install-ulang-windows-xp-sp-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 03:37:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edibaladewa85</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengantar teknologi informasi]]></category>
		<category><![CDATA[cara install ulang windows xp sp 2]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edibaladewa85.wordpress.com/?p=164</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa dari teman aku, yang dapat menggunakan Sistem Operasi Windows bagaimana dengan menginstal Windows disistem komputer mereka sendiri. Mungkin bagi sebagian orang hal ini sangat mudah tetapi bagi para pengguna awam ini sangatlah sulit karena faktor kebiasaan menginstal komputernya yang kurang. Artikel ini aku pada siapa saja yang ingin belajar cara menginstal komputernya sendiri dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edibaladewa85.wordpress.com&amp;blog=10406445&amp;post=164&amp;subd=edibaladewa85&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa dari teman aku, yang dapat menggunakan Sistem Operasi Windows bagaimana dengan menginstal Windows disistem komputer mereka sendiri. Mungkin bagi sebagian orang hal ini sangat mudah tetapi bagi para pengguna awam ini sangatlah sulit karena faktor kebiasaan menginstal komputernya yang kurang. Artikel ini aku pada siapa saja yang ingin belajar cara menginstal komputernya sendiri dengan benar tanpa takut melakukan kesalahan karena tutorial ini aku sertakan dengan gambar-gambar yang sangat mudah dimengerti.</p>
<p><strong></strong>Spesifikasi minimum hardware yang dibutuhkan:</p>
<ul>
<li><strong>Prosesor Pentium 1.5 Ghz/AMD yang setara</strong></li>
<li><strong>CDROM/DVDROM drive</strong></li>
<li><strong>RAM 128 MB</strong></li>
</ul>
<ol>
<li>Sebelumnya kamu membutuhkan <strong>CD master Windows XP</strong> terlebih dahulu kemudian masukan di CDROM/DVDROM kamu. Lalu <strong>restart </strong>komputer kamu, kemudian nampak tampilan seperti gambar lalu tekan tombol <strong>Delete</strong> pada keybord agar kamu dapat masuk di BIOS(Basic Input Output System) komputer. Pada beberapa jenis Mainboard harus menekan tombol <strong>F2</strong> pada keyboard. Kamu dapat melihatnya pada perintah <strong>Press DEL to run Setup</strong>.</li>
<p><a rel="zoombox" href="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/boot0.png"><img title="boot0" src="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/boot0-300x161.png" alt="" width="300" height="161" /></a></p>
<li>Lalu kamu akan berada dalam BIOS kemudian pilih <strong>Boot </strong>pada menu dan pilih item <strong>Boot Device Priority</strong> seperti pada gambar.</li>
<p><a rel="zoombox" href="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/boot1.png"><img title="boot1" src="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/boot1-300x188.png" alt="" width="300" height="188" /></a></p>
<li>Setelah itu Kamu merubah [CDROM] pada posisi <strong>1st Boot Device</strong> untuk boot melalui CDROM dengan menggunakan tombol <strong>+-</strong> di keyboard.Lalu tekan <strong>F10</strong> untuk menyimpan konfigurasi kamu.</li>
<p><a rel="zoombox" href="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/boot2.png"><img title="boot2" src="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/boot2-300x187.png" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<li>Restart komputer tunggu hingga muncul tulisan seperti pada gambar lalu tekan sembarang tombol dengan cepat.</li>
<li>Setelah pada tampilan berikut tekan <strong>Enter</strong> untuk lanjut pada proses instal atau<strong> R</strong> untuk melakukan reparasi Windows di <strong>Recovery Consule</strong> atau <strong>F3</strong> untuk mengakhiri proses instal.</li>
<li>Lanjut pada <strong>Lisencing Agreement</strong> tekan <strong>F8</strong> untuk lanjut dan <strong>ESC</strong> untuk batalkan proses.</li>
<p><a rel="zoombox" href="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp2.png"><img title="insxp2" src="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp2-300x215.png" alt="" width="300" height="215" /></a></p>
<li>Pada gambar posisi partisi belum terisi oleh sistem windows.Tekan <strong>C </strong>untuk membuat partisi baru pada harddisk dan <strong>Enter</strong> untuk menginstal.</li>
<p><a rel="zoombox" href="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp3.png"><img title="insxp3" src="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp3-300x187.png" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<li>Lalu masukan berapa besar kapasitas partisi yang ingin kamu buat dalam satuan megabytes(MB) dan tekan <strong>Enter</strong> untuk membuat partisinya seperti terlihat pada gambar.<br />
<a rel="zoombox" href="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp4.png"><img title="insxp4" src="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp4-300x222.png" alt="" width="300" height="222" /></a></li>
<li>Kemudian tekan <strong>Enter</strong> untuk melakukan proses instal atau<strong> Delete </strong>untuk menghapus partisi.</li>
<p><a rel="zoombox" href="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp5.png"><img title="insxp5" src="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp5-300x186.png" alt="" width="300" height="186" /></a></p>
<li>Dan pilih <strong>NTFS file system (Quick)</strong> atau <strong>FAT file system (Quick)</strong> lalu tekan <strong>Enter</strong>.</li>
<p><a rel="zoombox" href="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp6.png"><img title="insxp6" src="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp6-300x236.png" alt="" width="300" height="236" /></a></p>
<li>Bila proses instalasi langkah <strong>1 → 10 </strong>benar maka akan tampil seperti gambar.</li>
<p><a rel="zoombox" href="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp9.png"><img title="insxp9" src="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp9-300x230.png" alt="" width="300" height="230" /></a></p>
<li>Setelah itu kamu sampai pada layar berikut Click <strong>Next</strong>.</li>
<p><a rel="zoombox" href="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp11.png"><img title="insxp11" src="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp11-300x214.png" alt="" width="300" height="214" /></a></p>
<li>Lalu isikan dengan <strong>Nama</strong> dan <strong>Organisasi</strong> Kamu kemudian tekan <strong>Next</strong>.</li>
<p><a rel="zoombox" href="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp12.png"><img title="insxp12" src="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp12-300x214.png" alt="" width="300" height="214" /></a></p>
<li>Disini Kamu akan mengisikan <strong>Produk Key atau Serial Number</strong> dari type windows Kamu tekan <strong>Next</strong> lagi.</li>
<p><a rel="zoombox" href="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp13.png"><img title="insxp13" src="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp13-300x214.png" alt="" width="300" height="214" /></a></p>
<li>Isikan nama komputer dan password untuk mengaksesnya lalu tekan <strong>Next</strong>.</li>
<p><a rel="zoombox" href="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp14.png"><img title="insxp14" src="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp14-300x214.png" alt="" width="300" height="214" /></a></p>
<li>
<div><strong>Set Time Zone</strong> pada posisi <strong>(GMT+80:00)</strong> klik <strong>Next.</strong></div>
</li>
<p><a rel="zoombox" href="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp15.png"><img title="insxp15" src="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp15-300x214.png" alt="" width="300" height="214" /></a></p>
<li><strong>Typical settings</strong>: Pada option ini settingan jaringan akan dibuat default windows dan<strong> Custom settings</strong>: Untuk mensetting jaringan kamu secara manual lalu klik <strong>Next</strong>.</li>
<p><a rel="zoombox" href="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp16.png"><img title="insxp16" src="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp16-300x214.png" alt="" width="300" height="214" /></a></p>
<li>Bila Kamu terhubung kejaringan local dengan domain pilih option <strong>Yes</strong>, lalu isi dengan nama<strong> </strong>DOMAIN yang sama dengan DOMAIN jaringan Kamu dan sebaliknya jika tidak terhubung kejaringan atau terhubung tapi tanpa DOMAIN pilih option <strong>No</strong>, sekali lagi tekan <strong>Next</strong>.</li>
<p><a rel="zoombox" href="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp17.png"><img title="insxp17" src="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp17-300x214.png" alt="" width="300" height="214" /></a></p>
<li>Selanjutnya Kamutinggal mengklik <strong>Ok,Next,Skip</strong> dan <strong>Finish</strong> juga diminta mengisikan nama kamu. hingga Kamu berada pada tampilan Dekstop Windows seperti ini. Sekarang Kamu tinggal menginstal driver hardware CPU Kamu.</li>
<p><a rel="zoombox" href="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp18.jpg"><img title="insxp18" src="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp18-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>posted by edi susanto</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/edibaladewa85.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/edibaladewa85.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/edibaladewa85.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/edibaladewa85.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/edibaladewa85.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/edibaladewa85.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/edibaladewa85.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/edibaladewa85.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/edibaladewa85.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/edibaladewa85.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/edibaladewa85.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/edibaladewa85.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/edibaladewa85.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/edibaladewa85.wordpress.com/164/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edibaladewa85.wordpress.com&amp;blog=10406445&amp;post=164&amp;subd=edibaladewa85&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/19/cara-install-ulang-windows-xp-sp-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0379c5c37dd5e17dece9927bbdc03659?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">edibaladewa85</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/boot0-300x161.png" medium="image">
			<media:title type="html">boot0</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/boot1-300x188.png" medium="image">
			<media:title type="html">boot1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/boot2-300x187.png" medium="image">
			<media:title type="html">boot2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp2-300x215.png" medium="image">
			<media:title type="html">insxp2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp3-300x187.png" medium="image">
			<media:title type="html">insxp3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp4-300x222.png" medium="image">
			<media:title type="html">insxp4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp5-300x186.png" medium="image">
			<media:title type="html">insxp5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp6-300x236.png" medium="image">
			<media:title type="html">insxp6</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp9-300x230.png" medium="image">
			<media:title type="html">insxp9</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp11-300x214.png" medium="image">
			<media:title type="html">insxp11</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp12-300x214.png" medium="image">
			<media:title type="html">insxp12</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp13-300x214.png" medium="image">
			<media:title type="html">insxp13</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp14-300x214.png" medium="image">
			<media:title type="html">insxp14</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp15-300x214.png" medium="image">
			<media:title type="html">insxp15</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp16-300x214.png" medium="image">
			<media:title type="html">insxp16</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp17-300x214.png" medium="image">
			<media:title type="html">insxp17</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp18-300x225.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">insxp18</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>sejarah java</title>
		<link>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/14/sejarah-java/</link>
		<comments>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/14/sejarah-java/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 14:22:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edibaladewa85</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengantar teknologi informasi]]></category>
		<category><![CDATA[java program]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edibaladewa85.wordpress.com/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[PENDAHULUAN SEJARAH JAVA Proyek Java dimulai pada tahun 1991, ketika sejumlah insinyur perusahaan Sun yang dimotori oleh James Gosling mempunyai keinginan untuk mendesain sebuah bahasa komputer kecil yang dapat dipergunakan untuk peralatan konsumen seperti kotak tombol saluran TV. Proyek ini kemudian diberi nama sandi Green. Keharusan untuk membuat bahasa yang kecil , dan kode yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edibaladewa85.wordpress.com&amp;blog=10406445&amp;post=142&amp;subd=edibaladewa85&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PENDAHULUAN  SEJARAH JAVA</p>
<p>Proyek Java dimulai pada tahun 1991, ketika sejumlah insinyur  perusahaan Sun yang dimotori oleh James Gosling mempunyai  keinginan untuk mendesain sebuah bahasa komputer kecil yang dapat  dipergunakan untuk peralatan konsumen seperti kotak tombol saluran TV.  Proyek ini kemudian diberi nama sandi Green.  Keharusan untuk membuat bahasa yang kecil , dan kode yang  ketat mendorong mereka untuk menghidupkan kembali model yang  pernah dicoba oleh bahasa UCSD Pascal, yaitu mendesain sebuah  bahasa yang portable yang menghasilkan kode intermediate. Kode  intermediate ini kemudian dapat digunakan pada banyak komputer yang  interpreternya telah disesuaikan.  Karena orang-orang Sun memiliki latar belakang sebagai pemakai  unix sehingga mereka lebih menggunakan C++ sebagai basis bahasa  pemrograman mereka, maka mereka secara khusus mengembangkan  bahasa yang berorientasi objek bukan berorientasi prosedur. Seperti yang  dikatakan Gosling ”Secara keseluruhan, bahasa hanyalah sarana, bukan  merupakan tujuan akhir”. Dan Gosling memutuskan menyebut bahasanya  dengan nama “Oak” (diambil dari nama pohon yang tumbuh tepat diluar  jendela kantornya di Sun), tetapi kemudian nama Oak diubah menjadi  java, karena nama Oak merupakan nama bahasa komputer yang sudah  ada sebelumnya.  Pada tahun 1994 sebagian besar orang menggunakan mosaic,  browser web yang tidak diperdagangkan yang berasal dari pusat  Supercomputing Universitas Illinois pada tahun 1993.( Mosaic sebagian  ditulis oleh Marc Andreessen dengan bayaran $6.85 per jam, sebagai  mahasiswa yang melakukan studi praktek. Di kemudian hari ia meraih  ketenaran sebagai salah seorang pendiri dan pemimpin teknologi di  netscape)  Browser yang sesungguhnya dibangun oleh Patrick Naughton dan  Jonathan Payne dan berkembang ke dalam browser HotJava yang kita  miliki saat ini. Browser HotJava ditulis dalam Java untuk menunjukkan  kemampuan Java. Tetapi para pembuat juga memiliki ide tentang suatu  kekuatan yang saat ini disebut dengan applet, sehingga mereka membuat  browser yang mampu penerjemahkan kode byte tingkat menengah.  “Teknologi yang Terbukti” ini diperlihatkan pada SunWorld ’95 pada  tanggal 23 mei 1995, yang mengilhami keranjingan terhadap Java terus  berlanjut.  Kriteria “Kertas Putih” Java  Penulis Java telah menulis pengaruh “Kertas Putih” yang  menjelaskan tujuan rancangan dan keunggulannya. Kertas mereka  disusun lewat 11 kriteria berikut :  Sederhana (Simple)  Syntax untuk Java seperti syntax pada C++ tetapi syntax Java tidak  memerlukan header file, pointer arithmatic (atau bahkan pointer syntax),  struktur union, operator overloading, class virtual base, dan yang lainnya.  Jika anda mengenal C++ dengan baik, maka anda dapat berpindah ke  syntax Java dengan mudah tetapi jika tidak, anda pasti tidak berpendapat  bahwa Java sederhana.  Berorientasi Objek (Object Oriented)  Rancangan berorientasi objek merupakan suatu teknik yang  memusatkan rancangan pada data (objek) dan interface. Fasilitas  pemrograman berorientasi objek pada Java pada dasarnya adalah sama  dengan C++. Feature pemrograman berorientasi objek pada Java benarbenar  sebanding dengan C++, perbedaan utama antara Java dengan C++  terletak pada penurunanberganda (multiple inheritance), untuk ini Java  memiliki cara penyelesaian yang lebih baik.  Terdistribusi (Distributed)  Java memiliki library rutin yang luas untuk dirangkai pada protokol  TCP/IP sepetrti HTTP dan FTP dengan mudah. Aplikasi Java dapat  membuka dan mengakses objek untuk segala macam NET lewat URL  sama mudahnya seperti yang biasa dilakukan seorang programmer ketika  mengakses file sistem secara lokal.  Kuat (Robust)  Java dimaksudkan untuk membuat suatu program yang benarbenar  dapat dipercaya dalam berbagai hal. Java banyak menekankan  pada pengecekan awal untuk kemungkinan terjadinya masalah,  pengecekan pada saat run0time dan mengurangi kemungkinan timbulnya  kesalahan (error). Perbedaan utama antara Java dan C++ adalah Java  memiliki sebuah model pointer yang mengurangi kemungkinan penimpaan  (overwriting) pada memory dan kerusakan data (data corrupt).  Aman (Secure)  Java dimaksudkan untuk digunakan pada jaringan terdistribusi.  Sebelum sampai pada bagian tersebut, penekanan terutama ditujukan  pada masalah keamanan. Java memungkinkan penyusunan program  yang bebas virus, sistem yang bebas dari kerusakan.  Netral Arsitektur (Architecture Neutral)  Kompiler membangkitkan sebuah format file dengan objek  arsitektur syaraf, program yang di kompile dapat dijalankan pada banyak  prosesor, disini diberikan sistem run time dari Java. Kompiler Java  melakukannya dengan membangkitkan instruksi-instruksi kode byte yang  tidak dapat dilakukan oleh arsitektur komputer tertentu. Dan yang lebih  baiik Java dirancang untuk mempermudah penterjemahan pada banyak  komputer dengan mudah dan diterjemahkan pada komputer asal pada  saat run-time.  Portabel (Portable)  Tidak seperti pada C dan C++, di Java terdapat ketergantungan  pada saat implementasi (implement dependent). ukuran dari tipe data  primitif ditentukan, sebagaimana kelakuan aritmatik padanya. Librari atau  pustaka merupakan bagian dari sistem yang mendefinisikan interface  yang portabel.  Interpreter  Interpreter Java dapat meng-eksekusi kode byte Java secara  langsung pada komputer-komputer yang memiliki interpreter. Dan karena  proses linking dalam Java merupakan proses yang kenaikannya tahap  demi tahapdan berbobot ringan, maka proses pengembangan dapat  menjadi lebih cepat dan masih dalam penelitian.  Kinerja Yang Tinggi (High Performance)  Meskipun kinerja kode byte yang di interpretasi biasanya lebih dari  memadai, tetapi masih terdapat situasi yang memerlukan kinerja yang  lebih tinggi. Kode byte dapat diterjemahkan (pada saat run-time) de dalam  kode mesin untuk CPU tertentu dimana aplikasi sedang berjalan.  Multithreaded  Multithreading adalah kemampuan sebuah program untuk  melakukan lebih dari satu pekerjaan sekaligus. Keuntunga dari  multithreading adalah sifat respons yang interaktif dan real-time.  Dinamis  Dalam sejumlah hal, Java merupakan bahasa pemrograman yang  lebih dinamis dibandingkan dengan C atau C++. Java dirancang untuk  beradaptasi dengan lingkungan yang terus berkembang. Librari dapat  dengan mudah menambah metode dan variabel contoh yang baru tanpa  banyak mempengaruhi klien. Informasi tipr run-time dalam Java adalah  langsung (straigtforward).  _ EDISI JAVA  Java adalah bahasa yang dapat di jalankan dimanapun dan  disembarang platform apapun, diberagam lingkungan : internet,  intranet, consumer Electronic products dan computer Applications.  The Java 2 platform tersedia dalam 3 edisi untuk keperluan  berbeda. Untuk beragam aplikasi yang dibuat dengan bahasa java,  java dipaketkan dalan edisi2 berikut :  1. Java 2 Standard Edition ( J2SE )  2. Java 2 Enterprise Edition ( J2EE )  3. Java 2 Micro Edition ( J2ME )  Masing – masing edisi berisi java 2 Software Development Kit (  J2SDK ) untuk mengembangkan aplikasi dan java 2 Runtime  Environment ( J2RE ) untuk menjalankan aplikasi.  _ Kelebihan Java dibandingkan dengan C++  o Pembuat program java telah merancang java untuk  menghilangkan pengalokasian dan dealokasi memori secara  manual, karena java memiliki Garbage Collection.  o Diperkenalkannya deklarasi array yang sebenarnya dan  menghilangkan aritmatika pointer. Hal ini yang sering  menyebabkan memori overwrite.  o Di hilangkannya multiple inheritance, mereka menggantinya  dengan interface.  KONSEP OBJEK ORIENTASI PROGRAM  Obyektif :  1. Mengerti maksud inheritance  2. Mengerti dan memahami encapsulation  3. Mengerti dan dapat menjelaskan mengenai polymorphism  4. Dapat membuat program paling sederhana dari java  Pengenalan Java  Apa itu Java ?  Java adalah salah satu bahasa pemrograman berorientasi objek (OOPObject  Oriented Programming). Paradigma OOP menyelesaikan  masalah dengan merepresentasikan masalah ke model objek.  Keutamaan Java disbanding bahasa pemrograman lain:  &#8211; Cross platform, dengan adanya Java Virtual Machine(JVM)  &#8211; Pengembangannya didukung oleh programmer secara luas  &#8211; Automatic Garbage Collection, membebaskan programmer dari  tugas manajemen memori  Pemrograman Berorientasi Obyek (OOP)  Pemisalan Objek dalam OOP  Objek-objek dalam dunia nyata, mempunyai 2 karakteristik khusus : Status  dan Perilaku. Contohnya, sepeda punya status(jumlah gir, jumlah pedal,  dua buah ban) dan perilaku(mengerem, mempercepat, ubah gir).  Bahasa yang berorientasi pada objek pun mempunyai karakteristik yang  sama dengan objek-objek di dunia nyata. Yaitu status yang dalam bahasa  pemrograman biasanya disimpan sebagai Variabel dan perilaku yang  diimplementasikan sebagai Method.  Karakteristik OOP  1. Enkapsulasi(Pembungkusan)  Enkapsulasi adalah pelindung program dan data yang sedang  diolah. Enkapsulasi mendefinisikan perilaku dan melindungi  program dan data agar tidak diakses secara sembarangan oleh  program lain.  Dalam Java, dasar enkapsulasi adalah class. Anda membuat suatu  class yang menyatakan bahwa variable atau method sebuah class  tidak dapat diakses oleh class lain dengan menjadikan class  tersebut private, atau menjadikan class tersebut protected – yaitu  hanya bisa diakses oleh turunannya, atau menjadikan class  tersebut public – yaitu bisa diakses oleh sembarang class.  2. Inheritansi  Objek-objek yang berada di sekitar kita adalah objek-objek yang  saling terhubung secara hirarkis. Misalnya :  Lingkaran dan Bujur Sangkar adalah turunan dari bentuk 2D dan  Bentuk 2D adalah turunan dari Objek Gambar  Objek Gambar  Bentuk 2D Bentuk 3D  Lingkaran Bujur Sangkar Piramida Bola  Lingkaran dan Bujur Sangkar mewarisi(inherit) sifat-sifat dari bentuk  2D, juga mewarisi sifat-sifat dari objek gambar  Lingkaran dan Bujur Sangkar dapat dikatakan subclass dari bentuk  2D. Bentuk 3D adalah superclass dari Bola dan Piramida, dan  seterusnya.  3. Polimorfisme  Walaupun Lingkaran dan Bujur Sangkat sama-sama turunan dari  Bentuk 2D, tetapi cara menubah ukuran masing-masing berbeda,  untuk lingkaran anda harus merubah besar jari-jarinya, sedang  untuk bujur sangkar anda harus mengubah panjang sisinya.  Dalam Java implementasi, method suatu parent-class dapat diubah oleh  sub-class, hal ini dikenal dengan overriding method. Deklarasi method  sama tetapi implementasi atau definisinya berbeda(Method atau perilaku  yang sama tapi implementasinya/caranya yang berbeda-beda inilah yang  disebut dengan Polimorfisme).  Menulis Program Java  Aturan penulisan program di Java  &#8211; Java adalah turunan dari C, sehingga Java memiliki sifat C yaitu  Case sensitive, yaitu membedakan antara huruf besar dan kecil  &#8211; Dalam sebuah file program di Java, hanya diijinkan memiliki 1 buah  class yang bersifat public  &#8211; Dalam sebuah file program Java, hanya ada satu method  main(method yang pertama kali dibaca oleh interpreter Java)  &#8211; Nama sebuah file program Java harus sama dengan nama class  yang memiliki method main() di dalam tubuhnya. Perhatikan bahwa  tulisan nama file dengan nama class (huruf besar maupun kecilnya)  haruslah persis sama. .  Berikut adalah contoh membuat program dengan menggunakan Java.  Pada program akan ditampilkan tulisan “Hello World !“  //Nama File Hello.java  class Hello  {  public static void main(String args[])  {  System.out.println(“Hello World !”);  }  }  Langkah selanjutnya :  1. Simpan dengan nama: Hello.java  2. compile Hello.java : javac Hello.java  3. hasilnya akan menghasilkan : Hello.class  4. jalankan Hello.class: java Hello.class atau java Hello  5. akan keluar hasil :  Hello world!  Programming Tip :  Dalam penulisan bahasa program, disarankan :  1. Huruf depan dari sebuah class atau method menggunakan huruf besar  2. Menulis Komentar pada sebuah class atau method untuk memudahkan  debug(pencarian kesalahan). Serta mempermudah orang lain  membaca program kita. Ingat !!! Dalam dunia nyata, programmer  bekerja secara team, jadi usahakan partner team mengerti apa yang  kita buat dengan memberikan komentar(tentang pembuatan komentar  akan dibahas dibawah)  3. Membuat indentasi(jarak antara induk perintah dan anak perintah).  Identasi sebisa mungkin dibuat standard, semisal pada contoh diatas,  jarak antara tulisan “class Hello” sebagai induk perintah dengan tulisan  “public…..” sebagai anak perintah adalah 5 spasi. Sekali lagi, ini untuk  mempermudah dalam pengertian program.  mohon maaf bila ada yang kurang jangan lupa comment yaa,,trima kasih</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/edibaladewa85.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/edibaladewa85.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/edibaladewa85.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/edibaladewa85.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/edibaladewa85.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/edibaladewa85.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/edibaladewa85.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/edibaladewa85.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/edibaladewa85.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/edibaladewa85.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/edibaladewa85.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/edibaladewa85.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/edibaladewa85.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/edibaladewa85.wordpress.com/142/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edibaladewa85.wordpress.com&amp;blog=10406445&amp;post=142&amp;subd=edibaladewa85&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/14/sejarah-java/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0379c5c37dd5e17dece9927bbdc03659?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">edibaladewa85</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>meluruskan salah kaprah tentang hacker</title>
		<link>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/14/meluruskan-salah-kaprah-tentang-hacker/</link>
		<comments>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/14/meluruskan-salah-kaprah-tentang-hacker/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 14:19:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edibaladewa85</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengantar teknologi informasi]]></category>
		<category><![CDATA[hacker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edibaladewa85.wordpress.com/?p=138</guid>
		<description><![CDATA[Meluruskan Salah Kaprah Tentang Hacker &#8220;Welcome In My Blog&#8221; Kerendahan hati merupakan ruang tunggu bagi kesempurnaan ini termasuk pertanyaan yang sering masuk ke mailbox dan window YM saya. Dalam beberapa tahun ini terminologi hacking memang menjulang. Buku yang “tipis”, “instan” dan menggunakan judul “hacking” menjadi syarat baru penulisan buku-buku populer di Indonesia. Ini adalah permainan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edibaladewa85.wordpress.com&amp;blog=10406445&amp;post=138&amp;subd=edibaladewa85&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-139 alignright" title="logo_hacker" src="http://edibaladewa85.files.wordpress.com/2009/11/logo_hacker.jpg?w=497" alt="logo_hacker"   /></p>
<p>Meluruskan Salah Kaprah Tentang Hacker &#8220;Welcome In My Blog&#8221; Kerendahan hati merupakan ruang tunggu bagi kesempurnaan  ini termasuk pertanyaan yang sering masuk ke mailbox dan window YM saya. Dalam beberapa tahun ini terminologi hacking memang menjulang. Buku yang “tipis”, “instan” dan menggunakan judul “hacking” menjadi syarat baru penulisan buku-buku populer di Indonesia. Ini adalah permainan berbahaya dari para penerbit (yang diamini penulis) karena kerusakannya bisa sampai ke generasi muda kita. Membuat semakin kentalnya budaya bahwa ilmu pengetahuan bisa didapat dengan cara cepat, instan, bahkan cukup dengan modal buku setebal 20-50 halaman. Yang pasti hacker bukanlah craker, hacker membangun sesuatu sedangkan cracker merusaknya. Mari kita kupas tentang hakekat hacker dan hacking activities ini.  Sebagian besar literatur menyebut bahwa istilah dan budaya hacker pertama kali digunakan pada tahun 1961 ketika MIT mendapat kesempatan menikmati mesin PDP-1. Komputer pertama produksi DEC ini menjadi mainan favorit mahasiswa MIT khususnya yang tergabung di Tech Model Railroad Club. Mereka membuat alat-alat pemrograman, membuat banyak program, mengembangkan etika, jargon dan bahkan ngoprek PDP-1 sehingga menjadi mesin video-game generasi awal. Budaya inilah yang kemudian terkenal menjadi budaya hacker yang sebenarnya. Para hacker di Tech Model Railroad Club menjadi tim inti laboratorium penelitian Artificial Intelligence (AI) MIT yang menjadi pioneer dalam penelitian AI di dunia sampai saat ini.  Project ARPAnet yang dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika tak lepas dari campur tangan para hacker MIT ini. ARPAnet lah yang menyatukan budaya hacker dari berbagai “suku”, misalnya dari Standford University dan Carnegie Mellon University (CMU). Para hacker MIT bahkan akhirnya berhasil mengembangkan sistem operasi sendiri bernama ITS (Incompatible Time-Sharing System) yang legendaris, menggantikan TOPS-10 sistem operasi standard yang diproduksi oleh DEC untuk PDP-10. ITS awalnya dibangun dengan assembler, tapi kemudian diubah ke dalam bahasa LISP, bahasa pemrograman functional yang dekat dengan dunia Artificial Intelligence.  Kreasi lain dari para hacker MIT yang cukup legendaris adalah Emacs (karya Richard Stallman), editor favorit yang tetap dipakai oleh banyak programmer mesin unix sampai saat ini. Saya mengenal pertama kali Emacs ketika masuk kampus di Saitama University tahun 1995, saya gunakan untuk menulis semua laporan kuliah saya, membaca email, browsing web, membaca newsgroup dan bahkan Emacs jugalah yang saya gunakan untuk membangun IlmuKomputer.Com generasi awal. Selain hacker dari MIT, para hacker Stanford University dan CMU juga tidak mau kalah, mereka bahkan berhasil mengembangkan aplikasi bersekala besar berupa expert system dan robot industri.  Hacker dari Bell Labs bernama Ken Thomson yang dibantu oleh hacker lain bernama Dennis Ritchie dengan bahasa C-nya mengembangkan sistem operasi Unix. Kolaborasi Thomson dan Ritchie adalah kekuatan yang sangat fenomenal, karena mesin Unix dan bahasa C adalah formula manjur pengembangan sistem operasi Unix dari varian manapun sampai saat ini (BSD maupun System V dimana Linux termasuk didalamnya). Perlu dicatat juga bahwa pada tahun 1982, para hacker dari Stanford dan Berkeley yang dipimpin William (Bill) Joy mendirikan satu perusahaan bernama Sun Microsystem.  Era 1984 dimulainya berbagai episode cracking yang cepat terkenal karena diangkat oleh pers dan para jurnalis. Para jurnalis mulai keliru menyebut kejahatan komputer dan penyimpangannya sebagai sebuah “hacking activities” dimana pelakuknya disebut dengan hacker.  Hacker yang sebenarnya adalah seperti Richard Stallman yang berjuang dengan Free Software Foundation dan puluhan tahun bermimpi membangun sistem operasi bebas bernama HURD. Linux Torvald juga adalah seorang hacker sejati karena tetap komitmen dengan pengembangan kernel Linuxnya sampai sekarang. Kontributor dalam pengembangan Linux dan software open source lain juga adalah para hacker-hacker sejati.  Pelaku carding (penyalahgunaan kartu kredit), phreaking, dan defacing bukanlah hacker tapi mereka adalah cracker. Ungkapan legendaris dari Eric S Raymond dalam tulisan berjudul how to become a hacker, “hacker membangun banyak hal dan cracker merusaknya“. Hacker sejati adalah seorang programmer yang baik. Sesuatu yang sangat bodoh apabila ada orang atau kelompok yang mengklaim dirinya hacker tapi sama sekali tidak mengerti bagaimana membuat program. Sifat penting seorang hacker adalah senang berbagi, bukan berbagi tool exploit, tapi berbagi ilmu pengetahuan. Hacker sejati adalah seorang penulis yang mampu memahami dan menulis artikel dalam bahasa Ibu dan bahasa Inggris dengan baik. Hacker adalah seorang nerd yang memiliki sikap (attitude) dasar yang baik, yang mau menghormati orang lain, menghormati orang yang menolongnya, dan menghormati orang yang telah memberinya ilmu, sarana atau peluang.  Bukanlah sifat seorang hacker apabila diberi kepercayaan memegang administrasi di sebuah server malah memanfaatkannya untuk kegiatan cracking. Atau bahkan kemudian menyerang dan menghancurkan server dari dalam ditambahi dengan memberi ejekan kepada pemilik server yang telah memberinya kesempatan. Dengan terpaksa saya sampaikan, sayapun pernah mengalaminya. Selama ini saya selalu mendukung movement anak-anak muda di dunia maya, saya senang dengan semangat mereka. Ratusan komunitas saya beri domain dan hosting gratis sebagai reward perdjoeangan mereka karena mau sharing knowledge ke teman-teman lain di tanah air. Sayangnya ada cracker yang mengaku hacker (meski tidak memiliki attitude sebagai hacker) yang mempermainkan peluang ini. Setelah puas membuat satu dedicated server yang berisi ratusan situs komunitas lain di-shutdown perusahaan penyedia server karena kegiatan phreaking yang dia lakukan, masih sempatnya mengumpat saya dengan sebutan-sebutan yang tidak manusiawi. Apakah saya kapok? Tidak <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Saya akan tetap memberi kepercayaan, dukungan server dan domain gratis bagi aktifis-aktifis dunia maya.  Hacker bukanlah orang dengan nickname, screenname atau handlename yang lucu, konyol dan bodoh. Eric S Raymond menyebut bahwa menyembunyikan nama, sebenarnya hanyalah sebuah kenakalan, perilaku konyol yang menjadi ciri para cracker, warez d00dz dan para pecundang yang tidak berani bertanggungjawab atas perbuatannya. Hacker adalah sebuah reputasi, mereka bangga dengan pekerjaan yang dilakukan dan ingin pekerjaan itu diasosiasikan dengan nama mereka yang sebenarnya. Hacker tidaklah harus orang komputer, karena konsep hacking adalah para pembelajar sejati, orang yang penuh antusias terhadap pekerjaannya dan tidak pernah menyerah karena gagal. Dan para hacker bisa muncul di bidang elektronika, mesin, arsitektur, ekonomi, politik, dsb.  Meluruskan pemahaman masalah hacker adalah proyek penyelamatan generasi dan perbaikan bangsa. Dan ini bisa dimulai dengan memperbaiki kurikulum pendidikan kita sehingga mampu mendidik mahasiswa kita menjadi hacker sejati. Dan marilah kita bersama-sama berdjoeang supaya menjadi hacker yang bisa memberi manfaat dan yang bisa memperbaiki republik ini dari keterpurukan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/edibaladewa85.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/edibaladewa85.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/edibaladewa85.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/edibaladewa85.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/edibaladewa85.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/edibaladewa85.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/edibaladewa85.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/edibaladewa85.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/edibaladewa85.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/edibaladewa85.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/edibaladewa85.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/edibaladewa85.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/edibaladewa85.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/edibaladewa85.wordpress.com/138/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edibaladewa85.wordpress.com&amp;blog=10406445&amp;post=138&amp;subd=edibaladewa85&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/14/meluruskan-salah-kaprah-tentang-hacker/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0379c5c37dd5e17dece9927bbdc03659?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">edibaladewa85</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://edibaladewa85.files.wordpress.com/2009/11/logo_hacker.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">logo_hacker</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>software Billing Warnet Gratis untuk Linux dan Windows</title>
		<link>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/14/129/</link>
		<comments>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/14/129/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 13:36:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edibaladewa85</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengantar teknologi informasi]]></category>
		<category><![CDATA[software]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edibaladewa85.wordpress.com/?p=129</guid>
		<description><![CDATA[Nama oftware tersebut adalah GBilling, yang merupakan aplikasi pembayaran untuk warnet atau (Warnet Billing System), yang dapat bekerja hampir pada semua platform Sistem Operasi Seperti Linux, BSD, ataupun Windows. GBilling adalah aplikasi yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman C yang menggunakan library GTK2 sebagai pembangun User Interfacenya dan SQLite sebagai databse systemnya. GBilling bersifat Free dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edibaladewa85.wordpress.com&amp;blog=10406445&amp;post=129&amp;subd=edibaladewa85&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<h2></h2>
<div>
<ul>
<li></li>
</ul>
</div>
</div>
<div>
<p><img title="billing" src="http://static.lampungcamp.com/images/post/2009/06/billing.jpg" alt="billing" width="150" height="150" />Nama oftware tersebut adalah <em><strong>GBilling</strong></em>, yang merupakan aplikasi pembayaran untuk warnet atau <strong><em>(Warnet Billing System)</em></strong>, yang dapat bekerja hampir pada semua platform Sistem Operasi Seperti Linux, BSD, ataupun Windows. GBilling adalah aplikasi yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman C yang menggunakan library <strong><em>GTK2</em></strong> sebagai pembangun <em>User Interfacenya</em> dan <em>SQLite</em> sebagai databse systemnya. GBilling bersifat Free dan berada dibawah Lisensi GPL <em>(GNU Public License)</em> sehingga dapat dengan bebas untuk digunakan dan di kembangkan.</p>
<p>gBilling menggunakan model <em>concurrent TCP/IP server model</em>,  artinya server dapat malayani <em>request</em> client secara bersamaan  (<em>concurrent</em>) tanpa menunggu request dari client lainnya selesai.  <em>Concurrent</em> ini dicapai dengan menggunakan thread pada setiap request  client seperti <em>scheduling</em>, <em>timeout</em> atau operasi socket (I/O).  gBilling telah diprogram dengan baik untuk memenuhi kondisi <em>thread-safe</em>,  tapi gBilling tidak dapat dijamin <em>thread-safe</em>, kerena untuk itu pemeriksaan  program harus dilakukan dengan <em>debugging</em> atau menggunakan  aplikasi pendeteksi <em>thread-safety</em>.</p>
<p>Karena bisa diimplementasikan pada berbagai sistem operasi, maka GBilling dapat dikatakan sebagai sebuah alternative pendukung migrasi warnet-warnet yang masih menggunakan sistem operasi windows non license untuk beralih ke Free Sistem Operasi seperti Linux, dan berbagai Free OS lainya. Karena dengan menggunakan GBilling akan memungkinkan proses migrasi  dilakukan secara bertahap.</p>
<p><img class="alignright size-full wp-image-130" title="canvas" src="http://edibaladewa85.files.wordpress.com/2009/11/canvas2.png?w=497" alt="canvas"   /></p>
<p><a rel="lightbox" href="http://static.lampungcamp.com/images/post/2009/06/server_auth_linux.png"></a></p>
<p><a rel="lightbox" href="http://static.lampungcamp.com/images/post/2009/06/server_logfilter_win32.png"></a></p>
<p><img class="alignright size-full wp-image-135" title="canvas1" src="http://edibaladewa85.files.wordpress.com/2009/11/canvas12.png?w=497" alt="canvas1"   /></p>
<p>Tidak kalah dengan billing warnet komersial pada umumnya GBilling juga dilengkapi dengan berbagai fitur yang menarik diantaranya:</p>
<ul>
<li>Multiplatform (UNIX: Linux, MacOS, BSD, dan Microsoft  Windows) untuk arsitektur 32 bit dan 64 bit</li>
<li>Concurrent TCP/IP server model (IPv4)</li>
<li>Multithread (per-client thread, dengan GLib Thread)</li>
<li>Orientasi penyimpanan database (SQLite embedding)</li>
<li>Kontrol penuh dari server (logout, shutdown, restart, tutup/buka login client)</li>
<li>Mendeteksi client yang tidak aktif (program client yang tidak aktif atau komputer client)</li>
<li>Sistem logging dan export log ke format CSV</li>
<li><em><strong>Recovery</strong></em> (recovery data server/client untuk power loss, system crash)</li>
<li>Autentikasi user (GLib data hashing)</li>
<li>Chatting</li>
<li>Sistem paket</li>
<li>Sistem Item (Item-item yang dijual di warnet ditampilkan di client)</li>
<li>Kostumisasi sesuai dengan warnet (nama warnet, slogan, alamat)</li>
<li>Free software.</li>
</ul>
<p>Untuk informasi lebih detail mengenai <em><strong>GBilling</strong></em> bisa diperoleh di website resmi <strong><em>GBilling</em></strong> yaitu <a rel="nofollow" href="http://gbilling.sourceforge.net/index.html" target="_blank">gbilling.sourceforge.net</a>, diwebsite resmi GBilling tersebut terdapat informasi lengkap mengenai <strong><em>GBilling</em></strong> seperti <em>Screenshot</em>, Panduan Instalasi, serta links untuk mendownload software tersebut.</p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/edibaladewa85.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/edibaladewa85.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/edibaladewa85.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/edibaladewa85.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/edibaladewa85.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/edibaladewa85.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/edibaladewa85.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/edibaladewa85.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/edibaladewa85.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/edibaladewa85.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/edibaladewa85.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/edibaladewa85.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/edibaladewa85.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/edibaladewa85.wordpress.com/129/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edibaladewa85.wordpress.com&amp;blog=10406445&amp;post=129&amp;subd=edibaladewa85&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/14/129/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0379c5c37dd5e17dece9927bbdc03659?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">edibaladewa85</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.lampungcamp.com/images/post/2009/06/billing.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">billing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://edibaladewa85.files.wordpress.com/2009/11/canvas2.png" medium="image">
			<media:title type="html">canvas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://edibaladewa85.files.wordpress.com/2009/11/canvas12.png" medium="image">
			<media:title type="html">canvas1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>hacker</title>
		<link>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/14/hacker/</link>
		<comments>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/14/hacker/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 12:48:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edibaladewa85</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengantar teknologi informasi]]></category>
		<category><![CDATA[hacker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edibaladewa85.wordpress.com/?p=119</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah Hacker Posted by edi susanto Hacker muncul pada awal tahun 1960-an diantara para anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebut merupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka beroperasi dengan sejumlah komputer mainframe. Kata hacker pertama kali muncul dengan arti positif [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edibaladewa85.wordpress.com&amp;blog=10406445&amp;post=119&amp;subd=edibaladewa85&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--header.php end--> <!--single.php--> <!--loop--> <!--post title--></p>
<h1 id="post-64"><a title="Permanent Link: Sejarah Hacker" rel="bookmark" href="http://fleahlit.web.id/sejarah-hacker/">Sejarah Hacker</a></h1>
<p><!--Post Meta--></p>
<div>
<div>Posted by <strong>edi susanto<br />
</strong></div>
</div>
<p><!--content with more link-->Hacker muncul pada awal tahun 1960-an diantara para anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebut merupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka beroperasi dengan sejumlah komputer mainframe. Kata hacker pertama kali muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik dari yang telah dirancang bersama. Kemudian pada tahun 1983, analogi hacker semakin berkembang untuk menyebut seseorang yang memiliki obsesi untuk memahami dan menguasai sistem komputer. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee AS. 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Salah seorang dari antara pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.</p>
<p>Kemudian  pada perkembangan selanjutnya muncul kelompok lain yang menyebut-nyebut diri  <em>hacker</em>, padahal bukan. Mereka ini (terutama para pria dewasa) yang  mendapat kepuasan lewat membobol komputer dan mengakali telepon  (<em>phreaking</em>). <em>Hacker</em> sejati menyebut orang-orang ini  <em>‘cracker’</em> dan tidak suka bergaul dengan mereka. <em>Hacker</em> sejati  memandang <em>cracker</em> sebagai orang malas, tidak<br />
bertanggung jawab, dan  tidak terlalu cerdas. <em>Hacker</em> sejati tidak setuju jika dikatakan bahwa  dengan menerobos keamanan seseorang telah menjadi <em>hacker</em>.</p>
<p>Para hacker mengadakan pertemuan etiap setahun sekali yaitu diadakan setiap pertengahan bulan Juli di Las Vegas. Ajang pertemuan hacker terbesar di dunia tersebut dinamakan Def Con. Acara Def Con tersebut lebih kepada ajang pertukaran informasi dan teknologi yang berkaitan dengan aktivitas hacking.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/edibaladewa85.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/edibaladewa85.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/edibaladewa85.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/edibaladewa85.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/edibaladewa85.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/edibaladewa85.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/edibaladewa85.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/edibaladewa85.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/edibaladewa85.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/edibaladewa85.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/edibaladewa85.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/edibaladewa85.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/edibaladewa85.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/edibaladewa85.wordpress.com/119/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edibaladewa85.wordpress.com&amp;blog=10406445&amp;post=119&amp;subd=edibaladewa85&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/14/hacker/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0379c5c37dd5e17dece9927bbdc03659?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">edibaladewa85</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengamanan Jaringan</title>
		<link>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/12/101/</link>
		<comments>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/12/101/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 12:37:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edibaladewa85</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengantar teknologi informasi]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edibaladewa85.wordpress.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Banyak administrator merasa bahwa ketika jaringan menyala dan berjalan pekerjaan selesai. Pernyataan tersebut tidak sepenuhnya benar. Ketika suatu jaringan telah selesai, di situlah pekerjaan sebenarnya dari administrator jaringan dimulai. Setelah mengetahui bagaimana mendesain dan membuat jaringan, Anda dapat melakukan tugas seperti memilih, menginstalasi, dan mengetes kabel, serta menentukan di mana tempat kabel diletakkan. Namun, desain [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edibaladewa85.wordpress.com&amp;blog=10406445&amp;post=101&amp;subd=edibaladewa85&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak administrator merasa bahwa ketika jaringan menyala dan berjalan pekerjaan selesai. Pernyataan tersebut tidak sepenuhnya benar. Ketika suatu jaringan telah selesai, di situlah pekerjaan sebenarnya dari administrator jaringan dimulai.</p>
<p>Setelah mengetahui bagaimana mendesain dan membuat jaringan, Anda dapat melakukan tugas seperti memilih, menginstalasi, dan mengetes kabel, serta menentukan di mana tempat kabel diletakkan. Namun, desain dan implementasi jaringan hanya sebagian dari yang perlu Anda ketahui. Anda harus mengetahui bagaimana memelihara jaringan dan menjaganya tetap berfungsi pada tingkat yang diinginkan. Ini berarti Anda harus mengetahui bagaimana mengatasi masalah pada waktu mereka muncul. Di samping itu, Anda harus tahu kapan ekspansi atau perubahan konfigurasi jaringan dilakukan supaya dapat memenuhi permintaan.</p>
<p>Pada edisi kali ini, kita akan melihat tentang pemeliharaan jaringan menggunakan dokumentasi, monitoring, dan troubleshooting.</p>
<p><strong>Bagaimana Jaringan Kelihatannya?</strong></p>
<p>Pandangan terhadap jaringan itu penting. Jaringan adalah sekumpulan perangkat yang berhubungan satu sama lain untuk menyediakan komunikasi. Ketika administrator melihat jaringan, haruslah secara keseluruhan bukan individu. Dengan kata lain, masingmasing perangkat pada jaringan mempengaruhi perangkat lain dan jaringan secara keseluruhan. Tidak ada yang diisolasi ketika dihubungkan ke jaringan.</p>
<p>Sebagai perbandingan ambil contoh mobil. Mobil adalah sekumpulan onderdil yang menyediakan transportasi. Mesin memberikan tenaga untuk menggerakkan mobil, tetapi ia tidak akan berfungsi dengan baik jika sistem bahan bakar tidak bekerja atau bannya hilang. Rem juga komponen yang penting, tetapi sekali lagi, tanpa sistem hidrolik rem tidak akan berfungsi dan mobil tidak akan berhenti. Tanpa semua komponen bekerja sama, mobil tidak akan dapat melakukan tugas yang dimaksudkan: transportasi.</p>
<p>Hal yang sama juga berlaku untuk jaringan. Jika server jaringan menggunakan protokol TCP/IP dan host-nya tidak, mereka tidak akan dapat berkomunikasi. Jika jaringan bekerja bagus dan admnistrator hanya mengubah protokol pada satu sisi, jaringan berhenti bekerja. Satu perangkat mempengaruhi bagaimana perangkat lain bekerja. Contoh lain misalnya DNS server dengan alamat IP 202.58.68.7. Semua host Anda dikonfigurasi untuk mencari DNS server pada alamat IP tersebut. Jika administrator jaringan mengubah alamat IP DNS tanpa mengubah host, maka mereka tidak lagi mempunyai layanan DNS.</p>
<p>Hal penting yang perlu diingat pada waktu menangani jaringan adalah dengan melihatnya sebagai satu kelompok perangkat individu yang saling terhubung. Ini juga berlaku untuk Wide Area Network yang digunakan pada waktu terhubung ke Internet. Perubahan yang dilakukan ke router di tempat Anda secara langsung akan mempengaruhi efisiensi dan keandalan komunikasi seluruh sistem.</p>
<p><strong>Definisi dan Batas Tanggung Jawab</strong></p>
<p>Pada jaringan perusahaan, staf jaringan harus tahu tanggung jawabnya. Apakah tanggung jawab staf jaringan untuk mendiagnosis masalah pada desktop user, atau mengatakan bahwa masalah user tidak berhubungan dengan komunikasi? Apakah tanggung jawab staf</p>
<p>jaringan hanya sebatas sampai panel kabet di dinding atau sampai ke NIC?</p>
<p>Definisi seperti itu sangat penting bagi bagian jaringan. Mereka mempengaruhi beban kerja masing-masing orang, dan biaya layanan jaringan untuk perusahaan. Semakin besar tanggung jawab staf jaringan, semakin besar biaya resource. Bayangkan sebuah restoran yang dimiliki dan dioperasikan oleh satu individu. Satu orang ini bertanggung jawab untuk semua tugas, termasuk memasak, melayani, mencuci piring, dan membayar tagihan. Biasa, sumber daya manusia restoran tersebut relatif rendah, tetapi kemungkinan untuk tumbuh dan berkembang terbatas sampai pemilik mempekerjakan juru masak, pelayan, dan akuntan. Sekarang setelah tanggung jawab dibagi, restoran dapat melayani lebih banyak orang dengan lebih efisien. Tentu saja, akibatnya biaya resource meningkat seiring adanya pertumbuhan dan ekspansi.</p>
<p>Seperti yang ditunjukkan pada contoh restoran, pekerjaan support jaringan bisa meliputi semua aspek jaringan atau dibatasi pada komponen tertentu saja. Tanggung jawab ini perlu ditentukan dan dilaksanakan pada tiap-tiap bagian. Kunci untuk memahami hubungan ini adalah bahwa membuat area tanggung jawab terlalu besar bisa memperbesar resource, tetapi membuat area tanggung jawab terlalu kecil membuatnya sulit untuk mengatasi masalah pada jaringan secara efektif.</p>
<p><strong>Biaya Jaringan</strong></p>
<p>Administrasi jaringan meliputi banyak tanggung jawab, termasuk analisis biaya. Ini berarti tidak hanya biaya desain dan implementasi jaringan, tetapi juga biaya pemeliharaan, upgrade, dan monitoring jaringan. Menentukan biaya instalasi jaringan bukanlah tugas yang sulit bagi sebagian besar administrator jaringan. Daftar perangkat dan harga sudah tersedia; biaya tenaga kerja dapat dihitung menggunakan rating tetap. Sayangnya, biaya pembangunan jaringan hanyalah permulaan saja.</p>
<p>Berikut adalah beberapa faktor biaya lain yang harus dipertimbangkan: pertumbuhan jaringan; pelatihan teknisi dan user; dan penggunaan software. Biaya-biaya ini jauh lebih sulit diperkirakan dibanding biaya membangun jaringan. Administrator jaringan harus bisa melihat historis tren dan pertumbuhan perusahaan untuk memperkirakan biaya pertumbuhan jaringan. Seorang manajer harus melihat software dan hardware baru untuk menentukan apakah perusahaan akan mengimplementasikan mereka dan kapan, termasuk<br />
pelatihan para staf untuk mendukung teknologi baru tersebut.</p>
<p>Biaya peralatan untuk operasional yang kritis juga perlu dimasukkan ke dalam biaya pemeliharaan jaringan. Bayangkan, bisnis berbasis Internet yang menggunakan satu router untuk terhubung ke Internet. Jika router tersebut tidak berfungsi, perusahaan Anda tidak dapat melakukan kegiatan sampai router diganti. Ini bisa menyebabkan perusahaan menderita jutaan rupiah karena kehilangan penjualan. Administrator jaringan yang bijaksana akan menyimpan router cadangan untuk memperkecil waktu downtime perusahaan.</p>
<p><strong>Laporan Kesalahan</strong></p>
<p>Seperti yang telah disebutkan, manajemen jaringan yang efektif memerlukan dokumentasi yang lengkap, oleh karena itu jika timbul suatu masalah perlu dibuat laporan kesalahan. Laporan ini digunakan untuk mengumpulkan informasi dasar yang diperlukan untuk mengidentifikasi dan menentukan masalah, dan juga memberi cara dalam memantau kemajuan dan solusi akhir dari masalah tersebut. Laporan kesalahan memberikan pertimbangan kepada manajemen dalam mempekerjakan staf baru, membeli perangkat, dan memberi pelatihan tambahan. Laporan ini juga memberikan solusi untuk masalah yang sama yang telah dipecahkan.</p>
<p><strong>Mengapa Jaringan Perlu Dimonitor?</strong></p>
<p>Meskipun ada banyak alasan untuk memonitor jaringan, dua alasan utama adalah memperkirakan perubahan untuk masa depan dan mendeteksi perubahan yang tak terduga pada jaringan. Perubahan yang tak terduga bisa meliputi hal seperti router atau switch yang tidak berfungsi, hacker mencoba mendapatkan akses ke jaringan, atau kesalahan jalur komunikasi. Tanpa kemampuan untuk memonitor jaringan, administrator hanya dapat bereaksi terhadap masalah pada waktu mereka muncul, bukannya lebih dulu mencegah masalah supaya tidak terjadi.</p>
<p>Memonitoring Wide Area Network menggunakan banyak cara yang sama seperti pada Local Area Network. Salah satu perbedaan utama antara WAN dan LAN adalah penempatan fisik peralatan. Penempatan dan penggunaan tool monitoring menjadi sangat penting bagi operasional Wide Area Network yang tidak boleh terganggu.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Troubleshooting Jaringan</strong></p>
<p>Permasalahan terjadi! Bahkan ketika jaringan dimonitor, perangkat dapat diandalkan, dan user berhati-hati, ada saja hal yang bermasalah. Pertama dan paling penting adalah menggunakan jurnal rancang-bangun Anda dan membuat catatan. Pembuatan catatan bisa memberikan cara yang jelas dalam mendiagnosis masalah. Ia bisa memberitahu apa yang telah Anda coba dan bagaimana pengaruhnya terhadap masalah. Ini bisa sangat berharga bagi troubleshooter sehingga usaha yang dilakukan sebelumnya tidak akan diulang lagi.</p>
<p>Membuat catatan juga sangat berharga jika masalah diberikan kepada teknisi lain supaya mereka tidak melakukan kembali semua pekerjaan yang sudah dilakukan. Salinan catatan harus disertakan bersama solusi masalah pada waktu trouble ticket diselesaikan. Ini bisa menjadi referensi untuk masalah serupa yang mungkin terjadi sehubungan dengan masalah tersebut.</p>
<p>Elemen penting lain dari troubleshooting adalah penamaan (labeling). Beri label semuanya, termasuk kedua ujung kabel. Label tersebut tidak hanya meliputi nama kabel, tetapi juga di mana ujung yang lain berada dan penggunaan kabel, misalnya, untuk suara, data atau video.</p>
<p>Pada waktu troubleshotting, label seperti ini bisa lebih berharga dibanding catatan pemasangan kabel karena label berada bersama dengan unit dan tidak tersimpan dalam laci di suatu tempat. Bersama dengan label kabel, pemberian label masing-masing port pada hub, switch, atau router berikut lokasi, keperluan, dan titik koneksi akan sangat mempermudah sehingga masalah bisa diatasi.</p>
<p>Semua komponen lain yang dihubungkan ke jaringan juga harus diberi label seperti lokasi dan keperluan mereka. Dengan label semacam ini, semua komponen bisa dicari dan keperluan mereka pada jaringan bisa diketahui dengan mudah. Penggunaan label bersama dokumentasi jaringan akan memberi gambaran lengkap tentang jaringan dan hubungannya.</p>
<p>Satu hal penting lain yang perlu diingat bahwa dokumentasi hanya berguna jika berisi informasi terbaru. Semua perubahan yang dilakukan ke jaringan harus dicatat pada perangkat atau kabel yang diubah serta dokumentasi yang digunakan untuk menggambarkan jaringan keseluruhan.</p>
<p><strong>DOKUMENTASI JARINGAN</strong></p>
<p>Komponen pertama dan paling penting untuk jaringan yang baik adalah dokumentasi. Dokumentasi paling sering dibicarakan dan paling sedikit dilakukan dalam jaringan. Dokumentasi mewakili ingatan administrator jaringan. Ia berisi jurnal rancang-bangun Anda, tetapi tidak berhenti sampai di situ. Dokumentasi juga meliputi: diagram yang menunjukkan jalur fisik layout kabel, jenis kabel, panjang masing-masing kabel, jenis terminasi kabel, lokasi fisik masing-masing panel dinding atau patch panel, dan model penamaan (labeling) supaya masing-masing kabel bisa diidentifikasi dengan mudah.</p>
<p><strong>Layout MDF dan IDF</strong></p>
<p>Dokumen ini berisi layout fisik dan logical dari Main Distribution Facility dan semua Intermediate Distribution Facilities pada jaringan. Ini meliputi layout fisik susunan rak, perlengkapan pendukung, server, label patch panel untuk mengidentifikasi terminasi kabel, rincian identifikasi, dan konfigurasi semua perangkat ada.</p>
<p><strong>Konfigurasi Server dan Workstation</strong></p>
<p>Rincian konfigurasi server dan workstation dibuat untuk masing-masing host yang terhubung ke jaringan. Informasi pada dokumen ini distandardisasi dan berisi hal-hal, seperti pembuatan dan model komputer, nomor seri, drive floppy, harddisk, drive DVD/CD-ROM, kartu suara dan jaringan, jumlah RAM, dan rincian fisik lainnya dari komputer. Dokumen ini juga meliputi rincian konfigurasi komputer, konfigurasi IRQ, DMA dan Base Memory dari kartu peripheral. Terakhir, dokumen berisi lokasi fisik, user, dan identitas jaringan (alamat IP, MAC address, subnet, topologi) dari komputer itu.</p>
<p><strong>Daftar Software</strong></p>
<p>Daftar software berisi software standar dan khusus yang digunakan masing-masing mesin pada jaringan, dan rincian konfigurasi instalasi standar pada masing-masing paket software. Daftar ini juga meliputi operating system dan aplikasi.</p>
<p><strong>Catatan Maintenance</strong></p>
<p>Penting juga untuk menyimpan catatan semua perbaikan yang dilakukan pada perlengkapan yang dimasukkan ke dalam jaringan. Ini akan membantu administrator untuk memperkirakan masalah yang mungkin terjadi dengan hardware dan software pada masa yang akan datang.</p>
<p><strong>Langkah Pengamanan</strong></p>
<p>Dokumen ini tidak hanya meliputi pengamanan “lunak”, seperti hak user, password, dan firewall, tetapi juga pengamanan fisik. Pengamanan fisik atau keras meliputi hal sederhana, seperti mengidentifikasi bagaimana MDF dan IDF dikunci, siapa yang mempunyai akses ke ruangan tersebut dan mengapa, bagaimana host dilindungi (kabel pengaman—alarm), dan siapa yang mempunyai akses fisik ke sistem.</p>
<p><strong>User Policy</strong></p>
<p>User policy merupakan dokumen yang bisa jadi paling penting dan bermanfaat bagi administrator jaringan. Mereka berisi bagaimana user berhubungan dengan jaringan. Policy tersebut meliputi apa yang boleh dan apa yang tidak dibolehkan pada jaringan. Juga harus disertakan apa nanti konsekuensi bagi user yang melanggar.</p>
<p>Aspek lain dari user policy meliputi user ID dan panjang password minimum yang diharuskan, dan aturan untuk isi password. User policy perlu dibuat bersama manajemen perusahaan supaya policy tersebut bisa diterima dan dilaksanakan. Sebagai administrator jaringan, sedapat mungkin buat jaringan yang paling aman dan fungsional bagi perusahaan. Namun, pastikan policy jaringan tidak bertentangan dengan kebijakan perusahaan atau membatasi para user dalam mengakses resource yang diperlukan.</p>
<p>Informasi yang dicatat pada dokumen yang disebutkan menciptakan dokumentasi jaringan untuk sistem Anda. Dokumentasi ini akan membuat maintenance dan upgrade jaringan menjadi lebih teratur. Dokumentasi ini akan memberikan titik awal kepada administrator untuk kembali jika upgrade mengalami masalah atau jika perlu memulihkan jaringan yang tidak berfungsi.</p>
<p>Satu poin terakhir tentang dokumentasi jaringan adalah bahwa dokumentasi perlu diperbarui secara kontinyu dengan upgrade dan perubahan konfigurasi jaringan terbaru. Jika tidak dilakukan, dokumentasi tidak akan mempunyai hubungan yang kuat dengan implementasi jaringan yang sedang digunakan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/edibaladewa85.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/edibaladewa85.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/edibaladewa85.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/edibaladewa85.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/edibaladewa85.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/edibaladewa85.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/edibaladewa85.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/edibaladewa85.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/edibaladewa85.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/edibaladewa85.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/edibaladewa85.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/edibaladewa85.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/edibaladewa85.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/edibaladewa85.wordpress.com/101/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edibaladewa85.wordpress.com&amp;blog=10406445&amp;post=101&amp;subd=edibaladewa85&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/12/101/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0379c5c37dd5e17dece9927bbdc03659?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">edibaladewa85</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perangkat Jaringan LAN</title>
		<link>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/12/97/</link>
		<comments>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/12/97/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 12:28:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edibaladewa85</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengantar teknologi informasi]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edibaladewa85.wordpress.com/?p=97</guid>
		<description><![CDATA[Local Area Network (LAN) Terdapat sejumlah perangkat yang melewatkan aliran informasi data dalam sebuah LAN. Penggabungan perangkat tersebut akan menciptakan infrastruktur LAN. Perangkat-perangkat tersebut adalah : Repeater Bridge Hub Switche Router Repeater/Penguat Repeater, bekerja pada layer fisik jaringan, menguatkan sinyal dan mengirimkan dari satu repeater ke repeater lain. Repeater tidak merubah informasi yang ditransmisikan dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edibaladewa85.wordpress.com&amp;blog=10406445&amp;post=97&amp;subd=edibaladewa85&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="post-16">
<div>
<div>
<p><span style="color:#000000;"><strong>Local Area Network (LAN)</strong></span></p>
<p>Terdapat sejumlah perangkat yang melewatkan aliran informasi data dalam sebuah LAN. Penggabungan perangkat tersebut akan menciptakan infrastruktur LAN. Perangkat-perangkat tersebut adalah :</p>
<ul>
<li>Repeater</li>
<li>Bridge</li>
<li>Hub</li>
<li>Switche</li>
<li>Router</li>
</ul>
<p><strong>Repeater/Penguat</strong></p>
<p>Repeater, bekerja pada layer fisik jaringan, menguatkan sinyal dan mengirimkan dari satu repeater ke repeater lain. Repeater tidak merubah informasi yang ditransmisikan dan repeater tidak dapat memfilter informasi. Repeater hanya berfungsi membantu menguatkan sinyal yang melemah akibat jarak, sehingga sinyal dapat ditransmisikan ke jarak yang lebih jauh.</p>
<p><strong>Hub</strong></p>
<p><img src="http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2006/06/hub.thumbnail.gif" alt="hub.gif" align="left" />Hub menghubungkan semua komputer yang terhubung ke LAN. Hub adalah repeater dengan jumlah port banyak (multiport repeater). Hub tidak mampu menentukan tujuan; Hub hanya mentrasmisikan sinyal ke setiap line yang terkoneksi dengannya, menggunakan mode half-duplex.</p>
<p><strong>Bridge</strong></p>
<p><img src="http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2006/06/bridge.thumbnail.gif" alt="bridge.gif" align="left" />Bridge adalah “intelligent repeater”. Bridge menguatkan sinyal yang ditransmisikannya, tetapi tidak seperti repeater, Brigde mampu menentukan tujuan.</p>
<p><strong>Switch</strong></p>
<p><img src="http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2006/06/ethernetswitch.thumbnail.gif" alt="ethernetswitch.gif" align="left" />Switch menghubungkan semua komputer yang terhubung ke LAN, sama seperti hub. Perbedaannya adalah switch dapat beroperasi dengan mode full-duplex dan mampu mengalihkan jalur dan memfilter informasi ke dan dari tujuan yang spesifik.</p>
<p><strong>Router</strong></p>
<p><img src="http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2006/06/router.thumbnail.gif" alt="router.gif" align="left" />Router adalah peningkatan kemampuan dari bridge. Router mampu menunjukkan rute/jalur (route) dan memfilter informasi pada jaringan yang berbeda. Beberapa router mampu secara otomatis mendeteksi masalah dan mengalihkan jalur informasi dari area yang bermasalah.</p>
<p>posted by faiz</p>
</div>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/edibaladewa85.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/edibaladewa85.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/edibaladewa85.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/edibaladewa85.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/edibaladewa85.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/edibaladewa85.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/edibaladewa85.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/edibaladewa85.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/edibaladewa85.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/edibaladewa85.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/edibaladewa85.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/edibaladewa85.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/edibaladewa85.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/edibaladewa85.wordpress.com/97/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edibaladewa85.wordpress.com&amp;blog=10406445&amp;post=97&amp;subd=edibaladewa85&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/12/97/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0379c5c37dd5e17dece9927bbdc03659?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">edibaladewa85</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2006/06/hub.thumbnail.gif" medium="image">
			<media:title type="html">hub.gif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2006/06/bridge.thumbnail.gif" medium="image">
			<media:title type="html">bridge.gif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2006/06/ethernetswitch.thumbnail.gif" medium="image">
			<media:title type="html">ethernetswitch.gif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2006/06/router.thumbnail.gif" medium="image">
			<media:title type="html">router.gif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jaringan komputer</title>
		<link>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/12/95/</link>
		<comments>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/12/95/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 12:21:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edibaladewa85</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengantar teknologi informasi]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/12/95/</guid>
		<description><![CDATA[Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer adalah: Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian printer, CPU, memori, harddisk Komunikasi: contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting Akses informasi: contohnya web browsing Agar dapat mencapai tujuan yang sama, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edibaladewa85.wordpress.com&amp;blog=10406445&amp;post=95&amp;subd=edibaladewa85&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><!-- start content --><strong>Jaringan komputer</strong> adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer adalah:</p>
<ul>
<li>Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian printer, CPU, memori, harddisk</li>
<li>Komunikasi: contohnya surat elektronik, <em>instant messaging</em>, <em>chatting</em></li>
<li>Akses informasi: contohnya <em>web browsing</em></li>
</ul>
<p>Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (<em>service</em>). Pihak yang meminta layanan disebut klien (<em>client</em>) dan yang memberikan layanan disebut pelayan (<em>server</em>). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.</p>
<p>Klasifikasi Berdasarkan skala :</p>
<ul>
<li>Local Area Network (LAN)</li>
<li>Metropolitant Area Network (MAN)</li>
<li>Wide Area Network (WAN)</li>
</ul>
<p>Berdasarkan fungsi : Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:</p>
<ul>
<li>Client-server</li>
</ul>
<p>Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya.</p>
<ul>
<li>Peer-to-peer</li>
</ul>
<p>Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.</p>
<p>Berdasarkan topologi jaringan : Berdasarkan [topologi jaringan], jaringan komputer dapat dibedakan atas:</p>
<ul>
<li>Topologi bus</li>
<li>Topologi bintang</li>
<li>Topologi cincin</li>
<li>Topologi Mesh (Acak)</li>
<li>Topologi Pohon (Hirarkis)</li>
<li>Topologi Linier</li>
</ul>
<p>posted by suci</p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/edibaladewa85.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/edibaladewa85.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/edibaladewa85.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/edibaladewa85.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/edibaladewa85.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/edibaladewa85.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/edibaladewa85.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/edibaladewa85.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/edibaladewa85.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/edibaladewa85.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/edibaladewa85.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/edibaladewa85.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/edibaladewa85.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/edibaladewa85.wordpress.com/95/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edibaladewa85.wordpress.com&amp;blog=10406445&amp;post=95&amp;subd=edibaladewa85&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/12/95/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0379c5c37dd5e17dece9927bbdc03659?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">edibaladewa85</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah Jaringan</title>
		<link>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/12/91/</link>
		<comments>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/12/91/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 12:15:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edibaladewa85</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengantar teknologi informasi]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edibaladewa85.wordpress.com/?p=91</guid>
		<description><![CDATA[Konsep jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edibaladewa85.wordpress.com&amp;blog=10406445&amp;post=91&amp;subd=edibaladewa85&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Konsep jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (<em>Batch Processing</em>), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan dengan kaidah antrian.</p>
<p>Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal. (Lihat Gambar 1.) Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (<em>Time Sharing System</em>), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.<br />
Gambar 1. Jaringan komputer model TSS.</p>
<p>Memasuki tahun 1970-an, setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (<em>Distributed Processing</em>). Seperti pada Gambar 2., dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dala proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.</p>
<p>Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (<em>Peer to Peer System</em>) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN. Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa WAN.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Model referensi OSI dan Standarisasi</strong></p>
<p>Untuk menyelenggarakan komunikasi berbagai macam vendor komputer diperlukan sebuah aturan baku yang standar dan disetejui berbagai fihak. Seperti halnya dua orang yang berlainan bangsa, maka untuk berkomunikasi memerlukan penerjemah/interpreter atau satu bahasa yang dimengerti kedua belah fihak. Dalam dunia komputer dan telekomunikasi interpreter identik dengan protokol. Untuk itu maka badan dunia yang menangani masalah standarisasi ISO (<em>International Standardization Organization</em>) membuat aturan baku yang dikenal dengan nama model referensi OSI (<em>Open System Interconnection</em>). Dengan demikian diharapkan semua vendor perangkat telekomunikasi haruslah berpedoman dengan model referensi ini dalam mengembangkan protokolnya.</p>
<p>Model referensi OSI terdiri dari 7 lapisan, mulai dari lapisan fisik sampai dengan aplikasi. Model referensi ini tidak hanya berguna untuk produk-produk LAN saja, tetapi dalam membangung jaringan Internet sekalipun sangat diperlukan. Hubungan antara model referensi OSI dengan protokol Internet bisa dilihat dalam Tabel 1.</p>
<p>Table 1. Hubungan referensi model OSI dengan protokol Internet.</p>
<table border="1" cellpadding="0" width="1029">
<tbody>
<tr>
<td colspan="3" width="27%" valign="top">Model OSI</td>
<td rowspan="2" width="12%">TCP/IP</td>
<td colspan="2" width="61%" valign="top">Protokol TCP/IP</td>
</tr>
<tr>
<td width="7%" valign="top">No</td>
<td colspan="2" width="20%" valign="top">Lapisan</td>
<td width="27%" valign="top">Nama Protokol</td>
<td width="34%" valign="top">Kegunaan</td>
</tr>
<tr>
<td rowspan="8" width="7%">7</td>
<td colspan="2" rowspan="8" width="20%">Aplikasi</td>
<td rowspan="15" width="12%">Aplikasi</td>
<td width="27%" valign="top">DHCP (Dynamic Host   Configuration Protocol)</td>
<td width="34%" valign="top">Protokol untuk distribusi   IP pada jaringan dengan jumlah IP yang terbatas</td>
</tr>
<tr>
<td width="27%" valign="top">DNS (Domain Name Server)</td>
<td width="34%" valign="top">Data base nama domain mesin   dan nomer IP</td>
</tr>
<tr>
<td width="27%" valign="top">FTP (File Transfer   Protocol)</td>
<td width="34%" valign="top">Protokol untuk transfer   file</td>
</tr>
<tr>
<td width="27%" valign="top">HTTP (HyperText Transfer   Protocol)</td>
<td width="34%" valign="top">Protokol untuk transfer   file HTML dan Web</td>
</tr>
<tr>
<td width="27%" valign="top">MIME (Multipurpose Internet   Mail Extention)</td>
<td width="34%" valign="top">Protokol untuk mengirim   file binary dalam bentuk teks</td>
</tr>
<tr>
<td width="27%" valign="top">NNTP (Networ News Transfer   Protocol)</td>
<td width="34%" valign="top">Protokol untuk menerima dan   mengirim newsgroup</td>
</tr>
<tr>
<td width="27%" valign="top">POP (Post Office Protocol)</td>
<td width="34%" valign="top">Protokol untuk mengambil   mail dari server</td>
</tr>
<tr>
<td width="27%" valign="top">SMB (Server Message Block)</td>
<td width="34%" valign="top">Protokol untuk transfer   berbagai server file DOS dan Windows</td>
</tr>
<tr>
<td rowspan="4" width="7%">6</td>
<td colspan="2" rowspan="4" width="20%">Presentasi</td>
<td width="27%" valign="top">SMTP (Simple Mail Transfer   Protocol)</td>
<td width="34%" valign="top">Protokol untuk pertukaran   mail</td>
</tr>
<tr>
<td width="27%" valign="top">SNMP (Simple Network   Management Protocol)</td>
<td width="34%" valign="top">Protokol untuk manejemen   jaringan</td>
</tr>
<tr>
<td width="27%" valign="top">Telnet</td>
<td width="34%" valign="top">Protokol untuk akses dari   jarak jauh</td>
</tr>
<tr>
<td width="27%" valign="top">TFTP (Trivial FTP)</td>
<td width="34%" valign="top">Protokol untuk transfer   file</td>
</tr>
<tr>
<td rowspan="3" width="7%">5</td>
<td colspan="2" rowspan="3" width="20%">Sessi</td>
<td width="27%" valign="top">NETBIOS (Network Basic   Input Output System)</td>
<td width="34%" valign="top">BIOS jaringan standar</td>
</tr>
<tr>
<td width="27%" valign="top">RPC (Remote Procedure Call)</td>
<td width="34%" valign="top">Prosedur pemanggilan jarak   jauh</td>
</tr>
<tr>
<td width="27%" valign="top">SOCKET</td>
<td width="34%" valign="top">Input Output untuk network   jenis BSD-UNIX</td>
</tr>
<tr>
<td rowspan="2" width="7%">4</td>
<td colspan="2" rowspan="2" width="20%">Transport</td>
<td rowspan="2" width="12%">Transport</td>
<td width="27%" valign="top">TCP (Transmission Control   Protocol)</td>
<td width="34%" valign="top">Protokol pertukaran data   beroriantasi (connection oriented)</td>
</tr>
<tr>
<td width="27%" valign="top">UDP (User Datagram   Protocol)</td>
<td width="34%" valign="top">Protokol pertukaran data   non-oriantasi (connectionless)</td>
</tr>
<tr>
<td rowspan="4" width="7%">3</td>
<td colspan="2" rowspan="4" width="20%">Network</td>
<td rowspan="4" width="12%">Internet</td>
<td width="27%" valign="top">IP (Internet Protocol)</td>
<td width="34%" valign="top">Protokol untuk menetapkan   routing</td>
</tr>
<tr>
<td width="27%" valign="top">RIP (Routing Information   Protocol)</td>
<td width="34%" valign="top">Protokol untuk memilih   routing</td>
</tr>
<tr>
<td width="27%" valign="top">ARP (Address Resolution   Protocol)</td>
<td width="34%" valign="top">Protokol untuk mendapatkan   informasi hardware dari nomer IP</td>
</tr>
<tr>
<td width="27%" valign="top">RARP (Reverse ARP)</td>
<td width="34%" valign="top">Protokol untuk mendapatkan   informasi nomer IP dari hardware</td>
</tr>
<tr>
<td rowspan="3" width="7%">2</td>
<td rowspan="3" width="10%">Datalink</td>
<td rowspan="2" width="10%" valign="top">LLC</td>
<td rowspan="4" width="12%">Network Interface</td>
<td width="27%" valign="top">PPP (Point to Point   Protocol)</td>
<td width="34%" valign="top">Protokol untuk point ke   point</td>
</tr>
<tr>
<td width="27%" valign="top">SLIP (Serial Line Internet   Protocol)</td>
<td width="34%" valign="top">Protokol dengan menggunakan   sambungan serial</td>
</tr>
<tr>
<td width="10%" valign="top">MAC</td>
<td colspan="2" rowspan="2" width="61%">Ethernet, FDDI,ISDN,   ATM</td>
</tr>
<tr>
<td width="7%">1</td>
<td colspan="2" width="20%">Fisik</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Standarisasi masalah jaringan tidak hanya dilakukan oleh ISO saja, tetapi juga diselenggarakan oleh badan dunia lainnya seperti ITU (<em>International Telecommunication Union</em>), ANSI (<em>American National Standard Institute</em>), NCITS (<em>National Committee for Information Technology Standardization</em>), bahkan juga oleh lembaga asosiasi profesi IEEE (<em>Institute of Electrical and Electronics Engineers</em>) dan ATM-Forum di Amerika. Pada prakteknya bahkan vendor-vendor produk LAN bahkan memakai standar yang dihasilkan IEEE. Kita bisa lihat misalnya badan pekerja yang dibentuk oleh IEEE yang banyak membuat standarisasi peralatan telekomunikasi seperti yang tertera pada Tabel 2.</p>
<p>Tabel 2. Badan pekerja di IEEE</p>
<table border="1" cellpadding="0" width="422">
<tbody>
<tr>
<td width="23%" valign="top">Working Group</td>
<td width="77%" valign="top">Bentuk Kegiatan</td>
</tr>
<tr>
<td width="23%" valign="top">IEEE802.1</td>
<td width="77%" valign="top">Standarisasi interface lapisan atas HILI (High Level Interface) dan Data Link termasuk MAC (Medium Access Control) dan LLC (Logical Link Control).</td>
</tr>
<tr>
<td width="23%" valign="top">IEEE802.2</td>
<td width="77%" valign="top">Standarisasi lapisan LLC.</td>
</tr>
<tr>
<td width="23%" valign="top">IEEE802.3</td>
<td width="77%" valign="top">Standarisasi lapisan MAC   untuk CSMA/CD (10Base5, 10Base2, 10BaseT, dll.)</td>
</tr>
<tr>
<td width="23%" valign="top">IEEE802.4</td>
<td width="77%" valign="top">Standarisasi lapisan MAC   untuk Token Bus.</td>
</tr>
<tr>
<td width="23%" valign="top">IEEE802.5</td>
<td width="77%" valign="top">Standarisasi lapisan MAC   untuk Token Ring.</td>
</tr>
<tr>
<td width="23%" valign="top">IEEE802.6</td>
<td width="77%" valign="top">Standarisasi lapisan MAC   untuk MAN-DQDB (Metropolitan Area Network-Distributed Queue Dual Bus.)</td>
</tr>
<tr>
<td width="23%" valign="top">IEEE802.7</td>
<td width="77%" valign="top">Grup pendukung BTAG   (Broadband Technical Advisory Group) pada LAN.</td>
</tr>
<tr>
<td width="23%" valign="top">IEEE802.8</td>
<td width="77%" valign="top">Grup pendukung FOTAG (Fiber   Optic Technical Advisory Group.)</td>
</tr>
<tr>
<td width="23%" valign="top">IEEE802.9</td>
<td width="77%" valign="top">Standarisasi ISDN   (Integrated Services Digital Network) dan IS (Integrated Services ) LAN.</td>
</tr>
<tr>
<td width="23%" valign="top">IEEE802.10</td>
<td width="77%" valign="top">Standarisasi masalah   pengamanan jaringan (LAN Security.)</td>
</tr>
<tr>
<td width="23%" valign="top">IEEE802.11</td>
<td width="77%" valign="top">Standarisasi masalah   wireless LAN dan CSMA/CD bersama IEEE802.3.</td>
</tr>
<tr>
<td width="23%" valign="top">IEEE802.12</td>
<td width="77%" valign="top">Standarisasi masalah   100VG-AnyLAN</td>
</tr>
<tr>
<td width="23%" valign="top">IEEE802.14</td>
<td width="77%" valign="top">Standarisasi masalah   protocol CATV</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Ethernet</strong></p>
<p>Ethernet adalah sistem jaringan yang dibuat dan dipatenkan perusahaan Xerox. Ethernet adalah implementasi metoda CSMA/CD (<em>Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection</em>) yang dikembangkan tahun 1960 pada proyek wireless ALOHA di Hawaii University diatas kabel coaxial. Standarisasi sistem ethernet dilakukan sejak tahun 1978 oleh IEEE. (lihat Tabel 2.) Kecepatan transmisi data di ethernet sampai saat ini adalah 10 sampai 100 Mbps. Saat in yang umum ada dipasaran adalah ethernet berkecepatan 10 Mbps yang biasa disebut seri 10Base. Ada bermacam-macam jenis 10Base diantaranya adalah: 10Base5, 10Base2, 10BaseT, dan 10BaseF yang akan diterangkan lebih lanjut kemudian.</p>
<p>Pada metoda CSMA/CD, sebuah host komputer yang akan mengirim data ke jaringan pertama-tama memastikan bahwa jaringan sedang tidak dipakai untuk transfer dari dan oleh host komputer lainnya. Jika pada tahap pengecekan ditemukan transmisi data lain dan terjadi tabrakan (<em>collision</em>), maka host komputer tersebut diharuskan mengulang permohonan (<em>request</em>) pengiriman pada selang waktu berikutnya yang dilakukan secara acak (<em>random</em>). Dengan demikian maka jaringan efektif bisa digunakan secara bergantian.</p>
<p>Untuk menentukan pada posisi mana sebuah host komputer berada, maka tiap-tiap perangkat ethernet diberikan alamat (<em>address</em>) sepanjang 48 bit yang unik (hanya satu di dunia). Informasi alamat disimpan dalam chip yang biasanya nampak pada saat komputer di start dalam urutan angka berbasis 16, seperti pada Gambar 3.</p>
<p>48 bit angka agar mudah dimengerti dikelompokkan masing-masing 8 bit untuk menyetakan bilangan berbasis 16 seperti contoh di atas (00 40 05 61 20 e6), 3 angka didepan adalah kode perusahaan pembuat chip tersebut. Chip diatas dibuat oleh ANI Communications Inc. Contoh vendor terkenal bisa dilihat di Tabel 3, dan informasi lebih lengkap lainnya dapat diperoleh di <a href="http://standards.ieee.org/regauth/oui/index.html">http://standards.ieee.org/regauth/oui/index.html</a></p>
<p>Tabel 3. Daftar vendor terkenal chip ethernet</p>
<table border="1" cellpadding="0" width="324">
<tbody>
<tr>
<td width="30%" valign="top">Nomer kode</td>
<td width="70%" valign="top">Nama vendor</td>
</tr>
<tr>
<td width="30%" valign="top">00:00:0C</td>
<td width="70%" valign="top">Sisco System</td>
</tr>
<tr>
<td width="30%" valign="top">00:00:1B</td>
<td width="70%" valign="top">Novell</td>
</tr>
<tr>
<td width="30%" valign="top">00:00:AA</td>
<td width="70%" valign="top">Xerox</td>
</tr>
<tr>
<td width="30%" valign="top">00:00:4C</td>
<td width="70%" valign="top">NEC</td>
</tr>
<tr>
<td width="30%" valign="top">00:00:74</td>
<td width="70%" valign="top">Ricoh</td>
</tr>
<tr>
<td width="30%" valign="top">08:08:08</td>
<td width="70%" valign="top">3COM</td>
</tr>
<tr>
<td width="30%" valign="top">08:00:07</td>
<td width="70%" valign="top">Apple Computer</td>
</tr>
<tr>
<td width="30%" valign="top">08:00:09</td>
<td width="70%" valign="top">Hewlett Packard</td>
</tr>
<tr>
<td width="30%" valign="top">08:00:20</td>
<td width="70%" valign="top">Sun Microsystems</td>
</tr>
<tr>
<td width="30%" valign="top">08:00:2B</td>
<td width="70%" valign="top">DEC</td>
</tr>
<tr>
<td width="30%" valign="top">08:00:5A</td>
<td width="70%" valign="top">IBM</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Dengan berdasarkan address ehternet, maka setiap protokol komunikasi (TCP/IP, IPX, AppleTalk, dll.) berusaha memanfaatkan untuk informasi masing-masing host komputer dijaringan.</p>
<ol>
<li><strong>10Base5</strong></li>
</ol>
<p>Sistem 10Base5 menggunakan kabel coaxial berdiameter 0,5 inch (10 mm) sebagai media penghubung berbentuk bus seperti pad Gambar 4. Biasanya kabelnya berwarna kuning dan pada kedua ujung kebelnya diberi konsentrator sehingga mempunyai resistansi sebesar 50 ohm. Jika menggunakan 10Base5, satu segmen jaringan bisa sepanjang maksimal 500 m, bahkan jika dipasang penghubung (<em>repeater</em>) sebuah jaringan bisa mencapai panjang maksimum 2,5 km.</p>
<p>Seperti pada Gambar 5, antara NIC (<em>Network Interface Card</em>) yang ada di komputer (DTE, <em>Data Terminal Equipment</em>) dengan media transmisi bus (kabel coaxial)-nya diperlukan sebuah transceiver (MAU, <em>Medium Attachment Unit</em>). Antar MAU dibuat jarak minimal 2,5 m, dan setiap segment hanya mampu menampung sebanyak 100 unit. Konektor yang dipakai adalah konektor 15 pin.</p>
<ol>
<li><strong>10Base2</strong></li>
</ol>
<p>Seperti pada jaringan 10Base5, 10Base2 mempunyai struktur jaringan berbentuk bus. (Gambar 6). Hanya saja kabel yang digunakan lebih kecil, berdiameter 5 mm dengan jenis twisted pair. Tidak diperlukan MAU kerena MAU telah ada didalam NIC-nya sehingga bisa menjadi lebih ekonomis. Karenanya jaringan ini dikenal juga dengan sebutan <em>CheaperNet</em>. Dibandingkan dengan jaringan 10Base5, panjang maksimal sebuah segmennya menjadi lebih pendek, sekitar 185 m, dan bisa disambbung sampai 5 segmen menjadi sekitar 925 m. Sebuah segmen hanya mampu menampung tidak lebih dari 30 unit komputer saja. Pada jaringan ini pun diperlukan konsentrator yang membuat ujung-ujung media transmisi busnya menjadi beresistansi 50 ohm. Untuk jenis konektor dipakai jenis BNC.</p>
<ol>
<li><strong>10BaseT</strong></li>
</ol>
<p>Berbeda dengan 2 jenis jaringan diatas, 10BaseT berstruktur bintang (star) seperti terlihat di Gambar 8. Tidak diperlukan MAU kerena sudah termasuk didalam NIC-nya. Sebagai pengganti konsentrator dan repeater diperlukan hub karena jaringan berbentuk star. Panjang sebuah segmen jaringan maksimal 100 m, dan setiap hub bisa dihubungkan untuk memperpanjang jaringan sampai 4 unit sehingga maksimal komputer tersambung bisa mencapai 1024 unit.<br />
Gambar 8. Jaringan dengan media 10BaseT.<br />
Gambar 9. Struktur 10BaseT.</p>
<p>Menggunakan konektor modular jack RJ-45 dan kabel jenis UTP (Unshielded Twisted Pair) seperti kabel telepon di rumah-rumah. Saat ini kabel UTP yang banyak digunakan adalah jenis kategori 5 karena bisa mencapai kecepatan transmisi 100 Mbps. Masing-masing jenis kabel UTP dan kegunaanya bisa dilihat di Table 4.</p>
<p>Tabel 4. Jenis kabel UTP dan aplikasinya.</p>
<table border="1" cellpadding="0" width="348">
<tbody>
<tr>
<td width="28%" valign="top">Kategori</td>
<td width="72%" valign="top">Aplikasi</td>
</tr>
<tr>
<td width="28%" valign="top">Category 1</td>
<td width="72%" valign="top">Dipakai untuk komunikasi   suara (voice), dan digunakan untuk kabel telepon di rumah-rumah.</td>
</tr>
<tr>
<td width="28%" valign="top">Category 2</td>
<td width="72%" valign="top">Terdiri dari 4 pasang kabel   twisted pair dan bisa digunakan untuk komunikasi data sampai kecepatan 4   Mbps.</td>
</tr>
<tr>
<td width="28%" valign="top">Category 3</td>
<td width="72%" valign="top">Bisa digunakan untuk   transmisi data dengan kecepatan sampai 10 Mbps dan digunakan untuk Ethernet   dan TokenRing.</td>
</tr>
<tr>
<td width="28%" valign="top">Category 4</td>
<td width="72%" valign="top">Sama dengan category 3   tetapi dengan kecepatan transmisi sampai 16 Mbps.</td>
</tr>
<tr>
<td width="28%" valign="top">Category 5</td>
<td width="72%" valign="top">Bisa digunakan pada   kecepatan transmisi sampai 100 Mbps, biasanya digunakan untuk FastEthernet   (100Base) atau network ATM.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<ol>
<li><strong>10BaseF</strong></li>
</ol>
<p>Bentuk jaringan 10BaseF sama dengan 10BaseT yakni berbentuk star. Karena menggunakan serat optik (fiber optic) untuk media transmisinya, maka panjang jarak antara NIC dan konsentratornya menjadi lebih panjang sampai 20 kali (2000 m). Demikian pula dengan panjang total jaringannya. Pada 10BaseF, untuk transmisi output (TX) dan input (RX) menggunakan kabel/media yang berbeda.<br />
Gambar 10. Struktur 10BaseF.<br />
Gambar 11. Foto NIC jenis 10Base5, 10Base2, dan 10BaseT.</p>
<ol>
<li><strong>Fast Ethernet (100BaseT      series)</strong></li>
</ol>
<p>Selai jenis NIC yang telah diterangkan di atas, jenis ethernet chip lainnya adalah seri 100Base. Seri 100Base mempunyai beragam jenis berdasarkan metode akses datanya diantaranya adalah: 100Base-T4, 100Base-TX, dan 100Base-FX. Kecepatan transmisi seri 100Base bisa melebihi kecepatan chip pendahulunya (seri 10Base) antara 2-20 kali (20-200 Mbps). Ini dibuat untuk menyaingi jenis LAN berkecepatan tinggi lainnya seperti: FDDI, 100VG-AnyLAN dan lain sebagainya.</p>
<p><strong> Desain Jaringan</strong></p>
<p>Pada saat kita telah mengetahui perangkat pendukung untuk membangun sebuah jaringan, maka langkah selanjutnya adalah mendesain jaringan sesuai yang kita perlukan. Apakah jaringan yang akan kita bangun akan berbentuk garis lurus (<em>bus</em>), bintang (<em>star</em>), lingkaran (<em>ring</em>), ataukah jaring (<em>mesh</em>) yang paling rumit? Juga apakah kecepatan transmisi jaringan kita merupakan jaringan rendah sampai menengah (beberapa M s/d 20Mbps), jaringan berkecepatan tinggi (ratusan Mbps) atau berkecepatan ultra tinggi (lebih dari 1Gbps)? Demikian pula media apa yang akan kita gunakan, apakai berbentuk jaringan kabel (<em>wireline</em>) atau memanfaatkan gelombang radio (<em>wireless</em>)? Yang terakhir, apakah jaringan kita untuk jaringan utama (backbone LAN) ataukah jaringan biasa (floor LAN) yang tentu saja memerlukan prasarana yang berbeda. Mungkin Tabel 5 bisa dibuat sebagai referensinya.</p>
<p>Tabel 5. Faktor-faktor mendesain LAN</p>
<table style="height:206px;" border="1" cellpadding="0" width="348">
<tbody>
<tr>
<td rowspan="12" width="14%">Jenis LAN</td>
<td rowspan="5" width="28%">Topologi</td>
<td colspan="2" width="58%" valign="top">Bus</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" width="58%" valign="top">Star</td>
</tr>
<tr>
<td rowspan="2" width="34%">Ring</td>
<td width="24%">Token Ring</td>
</tr>
<tr>
<td width="24%" valign="top">Token Bus</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" width="58%" valign="top">Mesh</td>
</tr>
<tr>
<td rowspan="3" width="28%">Kecepatan</td>
<td colspan="2" width="58%" valign="top">Menengah (beberapa s/d 20   Mbps)</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" width="58%" valign="top">Tinggi (100 s/d ratusan   Mbps)</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" width="58%" valign="top">Ultra (lebih dari 1 Gbps)</td>
</tr>
<tr>
<td rowspan="2" width="28%">Media transmisi</td>
<td colspan="2" width="58%" valign="top">Kabel (wireline)</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" width="58%" valign="top">Gelombang radio (wireless)</td>
</tr>
<tr>
<td rowspan="2" width="28%">Tingkatan LAN</td>
<td colspan="2" width="58%" valign="top">Utama (backbone LAN)</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" width="58%" valign="top">Biasa (floor LAN)</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/edibaladewa85.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/edibaladewa85.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/edibaladewa85.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/edibaladewa85.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/edibaladewa85.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/edibaladewa85.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/edibaladewa85.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/edibaladewa85.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/edibaladewa85.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/edibaladewa85.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/edibaladewa85.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/edibaladewa85.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/edibaladewa85.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/edibaladewa85.wordpress.com/91/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=edibaladewa85.wordpress.com&amp;blog=10406445&amp;post=91&amp;subd=edibaladewa85&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://edibaladewa85.wordpress.com/2009/11/12/91/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0379c5c37dd5e17dece9927bbdc03659?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">edibaladewa85</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
